Untuk menyiasati kelangkaan tanah di dalam masyarakat perlu adanya inisiatif dan kebangkitan akan teknologi terapan yang dengan cepat dan tepat serta simpel dapat diaplikasikan secara nyata.
Kenaikan harga maupun sulitnya distribusi minyak maupun bahan bakar minyak lainnya seharusnya dapat memicu dan memacu semangat kebangkitan masyarakat terutama yang memiliki kemampuan untuk mengadakan research dan inovasi terhadap teknologi. Apapun yang terjadi seperti saat ini rakyat kecil-lah yang menjadi korban, walau apapun dalihnya.
Perhatian pemerintah juga sangat diharapkan banyak memihak terhadap kepentingan rakyat,mengingat rakyat kecil telah banyak menumpukan harapan terhadap pemerintah terhadap mimpi-mimpi indah yang sekian lama menggayuti mereka.
Adalah Rohmad, warga Wonosari Wonosobo Jawa Tengah. Figur yang dengan kemampuan dan semangat yang tiada lelah berhasil menciptakan inovasi baru terhadap keberadaan kompor minyak konvensional yang masih menggunakan sumbu. Dalam usianya yang 40 tahun dia tekun melakukan evaluasi terhadap kinerja kompor minyak konvensional itu.
Dan hasilnya, kini ia memasarkan produk baru yang ia namakan KOHE sebuah singkatan Kompor Hemat. Kompor yang mampu bekerja selama 8 jam lebih dengan asupan minyak tanah 1 liter ini telah ia produksi.
Keistimewaan dari produk ini adalah: nyala api biru sehingga panas yang dihasilkan lebih maksimal, hemat bahan bakar.
iklan
Tuesday, January 22, 2008
Sunday, November 18, 2007
Penyelenggaraan Sekolah
Penyelenggaraan sekolah adalah sub sistem dari seluruh sistem pendidikan nasional yang seharusnya dilakukan secara bertanggungjawab dan dengan peran aktif dalam merealisasikan kebijakan pendidikan nasional, diantaranya: pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan peningkatan efisiensi. Demikian juga lulusan pendidikan harus memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai dengan standar nasional dan internasional. Hal ini harus didukung dengan program-program peningkatan mutu pendidikan yang dikembangkan dengan pendekatan berbasis kompetensi.
Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada kegiatan mengajar guru (teacher centered) diubah menjadi pembelajaran yang berfokus kepada siswa (student centered) dalam konteks pembelajaran yang berbasis kemampuan dasar (competency based instruction, mulai memasyarakatkan perubahan perilaku mengajar guru (teaching behaviour), yang dapat dicapai dari penyelenggaraan pelatihan-pelatihan guru berbasis kompetensi (comnpetency based teaching training).
Guru dituntut untuk mampu memberikan fasilitas dan pengkondisian siswa yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pemberdayaan siswa secara manusiawi untuk mau dan mampu berbuat mengubah pengalaman belajarnya dengan meningkatkan interaksi terhadap lingkungannya termsuk dengan berbagai individu atau kelompok akan membentuk kepribadian siswa untuk memahami kemajemukan dan dapat menimbulkan sikap-sikap positif serta toleran terhadap keragaman dan perbedaan hidup.
Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada kegiatan mengajar guru (teacher centered) diubah menjadi pembelajaran yang berfokus kepada siswa (student centered) dalam konteks pembelajaran yang berbasis kemampuan dasar (competency based instruction, mulai memasyarakatkan perubahan perilaku mengajar guru (teaching behaviour), yang dapat dicapai dari penyelenggaraan pelatihan-pelatihan guru berbasis kompetensi (comnpetency based teaching training).
Guru dituntut untuk mampu memberikan fasilitas dan pengkondisian siswa yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pemberdayaan siswa secara manusiawi untuk mau dan mampu berbuat mengubah pengalaman belajarnya dengan meningkatkan interaksi terhadap lingkungannya termsuk dengan berbagai individu atau kelompok akan membentuk kepribadian siswa untuk memahami kemajemukan dan dapat menimbulkan sikap-sikap positif serta toleran terhadap keragaman dan perbedaan hidup.
Tuesday, November 6, 2007
Pembuatan FilmPembelajaran Matematika






Pemanfaatan video sebagai media pembelajaran, khususnya mata pelajaran matematika merupakan salah satu langkah yang ditempuh oleh PPPPTK Matematika Yogyakarta. Film pembelajaran yang sedang dikerjakan saat ini berjudul “LIMIT FUNGSI DI TAK HINGGA” dan mengambil lokasi shooting di SMA Negeri 1 Magelang, Jln. Cempaka No. 1 Magelang Jawa Tengah.
Filmyang dibintangi oleh Susbintoro, guru SMA Negeri 1 Magelang itu juga didukung oleh siswa-siswa kelas XI IPA sekolah tersebut dan merupakan film yang berformat semi Instruksional tentang Model Pembelajaran Limit Fungsi.
Sedangkan naskah film ini diadaptasikan oleh Dra. Puji Iryanti,M.Sc.Ed yang merupakan Widyaiswara di PPPPTKMatematika Yogyakarta, dari tulisan Lucia Ratnaningdyah S. Direncanakan film ini selesai proses produksi hingga awal Tahun 2008. Sedangkan sutradara yang menggarap film pembelajaran ini dipercayakan kepada Lilik Kustanto dosen seni dari ISI Yogyakarta.
Film ini dibuat untuk kalangan guru matematika SMA agar dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan proses pembelajaran matematika di sekolah.
Pemilihan lokasi di wilayah Kodya Magelang ini dimaksudkan sebagai langkah memanfaatkan sekolah yang berada di lokasi di luar priopinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengingat PPPPTK Matematika merupakan Instansi Pemerintah Tingkat Pusat yang berkedudukan di daerah (Yogyakarta). Selama ini kegiatan shooting serupa masih mengambillokasi di wilayah propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, demikian dikatakan Lukmanul Hakim ketua panitia Pembuatan master kaset video “Limit Fungsi Di Tak Hingga” ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tripusat Pendidikan
http://id.shvoong.com/social-sciences/1751440-tripusat-pendidikan/
Klengkeng
My Photo
Love & Life
My Wife
Tripot
Kencengin tripot dulu dong!
Shot!
Saat Bikin Film Pembelajaran
Gini loh caranya...
Blog Archive
Quest
Link Blog
Send message
[url=http://www.yuwie.com/yuwie.asp?r=81866]
HTML CODE
HTML CODE